Penerapan Nilai - Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari - Hari

Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila memiliki nilai - nilai pendidikan karakter yang dapat di jadikan sebuah pedoman. Sebagai sebuah pedoman Pancasila sendiri memiliki isi yang dapat menjadi sebuah jawaban atas masalah yang mungkin terjadi dikehidupan sehari-hari masyarakat. 

Pancasila yang sila - silanya tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Sila-sila Pancasila itu adalah sebagai berikut. 
 


Hasil gambar untuk lambang pancasila

Nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  • Melaksanakan ibadah, islam sendiri ibadah kepada Allah seperti salat fardu, salat sunnah, puasa,zakat, dll. 
  • Menyediakan matakuliah agama yang di jadikan mata kuliah wajib untuk mahasiswa. 
  • Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan Agama yang di anutnya. 
  • Hormat menghormati antara pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terbina kerukunan hidup. 
  • Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayanya. 
  • Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain 
  •  Kita tidak boleh ribut ketika orang yang beragama lain melaksanakan ibadahnya . 
  • Tidak boleh minum/menelan obat-obat terlarang, dan segala makanan dan minuman yang diharamkan, misal : darah ,daging babi , dll.
  • Senantiasa berteman dengan pemeluk agama lain seperti berteman dengan orang yang seagama. 
TODAY QUOTE "Tanpa kebudayaan tidak akan ada peradaban"

2. 
Kemanusiaan yang adil dan beradab
  • Membantu fakir miskin dan Membantu korban bencana alam 
  • Pemberian kebebasan dalam memilih jurusan 
  • Menghargai dan tidak mencela hasil karya orang lain 
  • Mengikuti aksi donor darah bagi yang membutuhkan. 
  • Tidak adanya perbedaan antara yang mampu dan yang kurang mampu
  •  Melaksanakan kewajiban untuk selalu masuk kuliah dan mengumpulkan tugas yang di berikan. 
  •  Membuat undang – undang perlindungan anak
  • Tidak semena –mena terhadap orang lain  
  • Berani membela keadilan dan saling menghormati antar sesama bangsa lain

3. Persatuan Indonesia

  • Mengikuti kegiatan peringatan hari besar nasional seperti ikut lomba, atau pentas budaya 
  • Menghargai pendapat teman saat berdiskusi suatu masalah dan tidak egois jika pendapatnya tidak di terima. 
  • Mengorbankan sebagian harta untuk pembangunan jalan, mengorbankan waktu untuk menjaga kampung (Poskamling) 
  • Ikut kerja bakti, mengikuti kegiatan karang taruna, ikut serta dalam kompetisi olahraga baik skala nasional maupun internasional 
  • Tidak saling bermusuhan antar sesama mahasiswa 
  • Sikap kebersamaan dan menghargai antar masyarakat 
  • Cinta tanah air dan bangga sebagai bangsa yang bertanah air.  
  • Saling menjaga keseimbangan dalam kehidupan. Seperti tidak membuat keributan dan kerusuhan kecil yang mengakibatkan bencana besar.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan                      perwakilan
  • Mengharagai pendapat orang lain, 
  • Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain 
  • Mengutamakan Musyawarah  / mufakat dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama dalam semangat kekeluargaan. 
  • Jika ada masalah dalam kelompok belajar kita selesaikan dengan berunding atau bermusyawarah 
  • Ikut dalam PEMILU jika sudah cukup umur baik tingkat Nasional maupun Lokal 
  • Tidak marah atau sakit hati jika pendapat kita ditolak

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

  • Memberikan upah sesuai dengan kerja orang tersebut 
  • Membayar pajak tanpa membedakan kaya atau miskin 
  • Tidak merusak fasilitas umum seperti telepon umum dll 
  • Tidak bertindak korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) 
  • Gaya hidup hemat misalnya menggunakan listrik sehemat mungkin, mematikan lampu jika tidak digunakan lagi. 
  • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta  bersikap adil  
  • Tidak melakukan pemerasan terhadap orang lain dan tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum. 
  • Bekerja keras dan menghargai hasil karya orang lain 
Setiap sila di dalam Pancasila membentuk keterikatan yang saling terkait satu sama lain yang utuh dan tidat dapat tergantikan. Dengan hal tersebut maka seseorang harus memahaminya dengan cara menyeluruh, dan tidak menafsirkannya hanya sebagian saja. Sebab akan merusak makna yang sesungguhnya yang terkandung di dalam Pancasila. 

Nama : Muhammad Firdaus
Grup   : 3G2
NPM   : 15030029




Comments